Push

Cara Merintis Bisnis Dropship untuk penerima beasiswa cendekia baznas ( BCB ) #Unimal

shape image

Cara Merintis Bisnis Dropship untuk penerima beasiswa cendekia baznas ( BCB ) #Unimal


OLG Indonesia, Pertemuan kedua dalam materi dropshipping untuk mahasiswa penerima beasiswa cendekia baznas ( BCB ) Unimal Lhokseumawe. Pada workshop kali ini saya memberikan langkah-langkah praktis untuk bisnis dropship atau bisnis yang bisa dijalankan tanpa modal. Menurut Prof. Dr. M. Sayuti selaku mentor BCB Universitas Malikussaleh, pelatihan bisnis ini sangat berguna bagi mahasiswa BCB selaku pemula dalam berbisnis, disamping untuk memasarkan produk sendiri, maupun untuk membangun jejaring (networking). Dalam artikel ini saya akan mencoba menjelaskan ulang untuk dapat kita pelajari Bersama.


Namun sebelum saya menunjukkan bagaimana caranya agar  bisa memulai bisnis dropship ini, baiknya Anda benar-benar memahami terlebih dahulu definisi dropshipping itu sendiri.

Apa itu Dropshipping?

Jika di lihat dari definisinya, kurang lebih dropshipping adalah sistem dimana Anda bisa jualan tanpa harus menyestock produk dan bisa di jalankan tanpa harus keluar dari rumah, dan secara langsung supplier akan mengirimkan produk yang kita jual langsung ke pembeli.


Sederhananya, dropship hampir sama dengan bisnis reseller yang selama ini sudah sering kita dengar. Intinya Anda sebagai dropshipper:
  • Tidak Butuh Modal Besar
  • Tidak Perlu Stock Produk
  • Tidak Melakukan Pekingan Produk
  • Tidak Perlu Keluar Rumah

Dalam Sistem Dropship akan terlibat:
  • Supplier / Penyedia Produk
  • Dropshipping / Anda
  • Customer / Pembeli
  • Kurir / Pengirim
  • Bank / Transaksi

Yang harus Anda Miliki:
  • Android atau Leptop
  • Internet, Wifi atau Paket Data
  • Buku Tabungan atau ATM
  • Aplikasi Banking
  • Akun Media Sosial

Jika Anda masih bingung, silahkan perhatikan gambar di bawah ini:



Seorang dropshipper memang tidak perlu memerlukan modal yang besar. Anda hanya perlu modal kuota internet, koneksi atau relasi dengan supllier,.

Apa Keuntungan Dropshipping?

  • Modal Sangat Kecil
  • Mudah dijalankan
  • Lokasi atau Waktu Berjualan Fleksibel
  • Pilihan Produk Bebas atau Tanpa Batas
  • Tidak Terlalu Menghabiskan Waktu, Tenaga dan Pikiran
  • Dll

Memang menjadi dropshipper tidak terlalu capek jika di bandingkan dengan para pebisnis penjualannya secara fisik atau Offline. Anda juga bisa atur jadwal pelayanan atau sistem penerimaan orderan sebebas mungkin dari waktu yang Anda punya.

Cara Menjadi Dropshipper yang Sukses

Berikut ini ada 7 cara menjadi dropshipper:

1.Melakukan Riset

Hal yang sangat penting, Anda harus melakukan riset terlebih dulu untuk mendapatkan pasar atau produk yang tepat dan atau produk populer di saat ini, dengan begitu Anda lebih mudah menentukan produk apa yang harus Anda jual.


2.Menentukan Produk 

Jika Riset sudah di jalankan, maka akan sangat mudah untuk menentukan produk apa yang harus Anda jual, Contoh produk populer saat ini adalah JAM, Anda bisa memulai berjualan dengan menjual produk JAM (produk popular) jika Anda adalah pemula atau toko baru di marketplace dengan menjual produk popular maka tanpa Anda sadari toko Anda juga akan ikut popular. Produk populer adalah produk yang sering di cari di marketplace atau pun di pencarian google.


3.Mencari Supplier

Lalu di mana Anda bisa menemukan supplier? Selain bekerja sama dengan OLG Indonesia selaku penyedia sistem Drop Shipping no. 1 di Indonesia. Anda juga bisa bekerja sama dengan Supplier- Supplier yang ada di marketplace lain, misalnya:
  • Shopee
  • Tokopedia
  • Bukalapak
  • Lazada
  • Blibli
  • Dll
"Ingat tidak di sarankan untuk melakukan dropship di luar marketplace, ini untuk menghindari terjadinya penipuan transaksi"

Untuk Mencari Supplier Terpercaya di marketplace Anda bisa ikuti poin-poin di bawah ini, yang harus Anda pertimbangkan atau hal yang perlu diperhatikan:
  • Produk yang Terjual Ribuan
  • Rating Toko Tertinggi
  • Membalas Pesan Kurang dari 5 menit
  • Cek Komen di Setiap Produk yang Terjual
  • Anda harus mencoba Beli dan kirim ke alamat Anda sendiri dengan sistem dropship, dengan cara ini Anda akan melihat tingkat kejujuran Supplier dalam mengatas nama toko Anda di faktur paket pengiriman atau penjualan , dan juga kita bisa cek kualitas produk dan layanan.

Jika Anda sudah menemukan Supplier yang tepat saatnya Anda menjalankan atau melakukan kerja sama.

4.Kerjasama dengan Supplier 

Anda bisa langsung menghubungi Supplier dengan menggunakan fitur live chat yang tersedia, Anda bisa kirimkan pesan dan ajak kerja sama, Anda bisa mengajukan beberapa pertanyaan ke Supplier, sebagai contoh:
  • Bos di mana alamat tokonya?
  • Bos tokonya apakah memilik toko fisik?
  • Bos berapa lama proses resi jika ada orderan masuk?
  • Bos apakah bisa dapat harga grosir untuk dropship?
  • Dll

Ini semua untuk memudahkan Anda dalam melakukan pelayanan di toko Anda sendiri nantinya, contoh jika Supplier perlu waktu 1x24jam untuk 1 resi maka Anda harus informasikan ke calon pembeli resi akan otomatis di input dalam waktu 2x24jam.


5.Membuka Toko (Website)

Langkah berikutnya membuka toko di salah satu marketplace, bebas Anda mau buka toko di marketplace yang mana, intinya toko Anda dengan toko Supplier tidak boleh di satu marketplace, karena ini akan melanggar salah satu syarat dan ketentuan dari pihak marketplace tersebut. Cara yang tempat untuk membuka toko, misalnya Anda buka toko di Tokopedia dan toko Supplier Anda ada di shopee.
 
Buat toko dengan nama dan profil yang jelas:
  • Gunakan logo bisnis Anda
  • Pilih kurir seperti pilihan kurir di toko Supplier 
  • Samakan alamat toko Anda dengan toko Supplier 

Kenapa tidak boleh buka toko di marketplace yang sama dengan Supplier?
Karena akan terjadi error pada no resi atau terjadinya double no resi.
Contoh: Anda buka toko di tokopedia setelah itu terjadi penjualan dan Anda lakukan orderan di toko Supplier di tokopedia juga, Nah pihak Supplier mengisikan no seri di data orderan Anda yang akan di kirimkan ke alamat pembeli Anda. dan pembeli Anda juga di tokopedia dan Anda juga mengisikan no resi yang sama dari Supplier  Anda tadinya, di sinilah akan terjadi resi double dan sangat di larang oleh tokopedia, jika ini terjadi maka toko Anda bisa saja di hapus dari layanan tokopedia.


Anda juga bisa langsung berjualan di toko Anda sendiri dengan memiliki website yang aktif 1x24jam di Internet, dan Anda juga bisa jalankan sistem dropship tanpa harus keluarkan modal sedikit pun dan Anda juga bisa gunakan sistem Anda sendiri di website, Hal ini sangat penting, semua pebisnis online wajib memiliki website sendiri tanpa ada campur tangan pihak ke tiga, dan semua calon pembeli bisa masuk ke member area Anda sendiri di website, ini artinya semua data yang Anda dapatkan tidak akan bocor ke pihak mana pun, dan bisnis Anda juga terlihat profesional.


Bagi Anda yang pemula silahkan KLIK DISINI! untuk mendapatkan website gratis dari OLG Indonesia gunakan fitur live chat untuk menghubungi admin dan jika Anda ingin website premium di OLG Indonesia mulai dari 500.000,- untuk 1 x pembayaran saja.


6.Membangaun Sistem Keuangan

Dari semua yang kita bahas di artikel ini, hal yang sangat penting dalam berbisnis adalah cara kita mengelola Keuangan, Sangat banya bisnis pemula di luar sana yang gagal di awal, ini di akibatkan oleh kurangnya ilmu akan Sistem Keuangan atau pengelola uang, Untuk menghindari hal tersebut Anda bisa gunakan sistem otomtis dari aplikasi-aplikasi gratis yang ada di google play store salah satunya bisa,. 


7.Promosi dan Iklan

Anda bisa gunakan media sosial dari semua fitur-fitur gratis yang tersedia, mungkin untuk poin ini kita akan bahas di waktu atau di artikel lain.

Kesalahan yang sering terjadi dalam Bisnis Dropshipping

  • Tidak Mengenali Produk Yang Dijual
  • Terlalu Banyak Menjual Berbagai Jenis Barang
  • Tidak Selektif Memilih Supplier
  • Kualitas Gambar Buruk
  • Respon Lambat
  • Dll

Panduan Dropshipping

Misalnya Anda buka toko di Tokopedia dan  Toko Supplier ada di Shopee
  1. Mengambil foto dan Detail produk di toko Supplier yang ada di shopee
  2. Foto Anda edit dengan karakter toko Anda sendiri
  3. Rubah Detail Produk dengan penulisan cara Anda
  4. Tentukan untung dalam perproduk, Contoh harga dari Supplier 100rb dan Anda jual 130rb
  5. Input minimal 1 produk dalam 1 hari ke toko Anda
  6. Share atau sebarkan link produk dari toko Anda ke media sosial.

Proses Orderan:

  1. Pembeli Melakukan Orderan di toko Anda
  2. Pembeli melakukan transfer
  3. Dana akan di tahan atau masuk ke saldo Tokopedia
  4. Dana akan otomatis masuk ke akun Saldo Anda setelah pembeli menerima orderannya
  5. Anda melakukan Orderan di toko Supplier dengan produk yang di order oleh pembeli
  6. Gunakan data atau alamat dari pembeli Anda 
  7. Supplier akan mengirimkan orderan ke alamat pembeli dengan mengatas namakan toko Anda di faktur dan surat jalan.
  8. Biasanya Supplier butuh waktu 1x24jam untuk mengkonfirmasikan no resi
  9. Setelah no resi terkonfirmasi silahkan Anda isikan no resi di data pembeli Anda.
  10. Orderan selesai setelah status resi dari kuri DITERIMA.
Di bagian terakhir, kami juga menyampaikan dengan sesimpel mungkin di mana sistem dropship bisa di jalakan denga mudah jika Anda mengikuti langkah-langkah di atas dengan baik, dan menjadi dropshipper yang sukses, tidak hanya di Indonesia saja, Anda juga bisa menjalankan atau mungkin juga secara Internasional.

Post a Comment

Ikuti Channel YouTube OLG Indonesia untuk mendapatkan konten baru seputar Dunia Digital Marketing:
Copyright © 2012 - 2021 OLG Indonesia

Form Pendaftaran Kelas Workshop

NB : Tidak semua perangkan mendukung sistem Pendaftaran dengan form ini, jika anda mendapatkan masalah klik - Hubungi Kami!

Kirim